Kemenhaj Catat Ada 189 Aduan Penipuan Haji-Umrah, Begini Modusnya

Achmad Al Fiqri
Ilustrasi Kemenhaj catat aduan terkait penipuan haji dan umrah. (Foto: IG Prabowo

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat 189 pengaduan terkait dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan haji dan umrah hingga September 2026. Kasus tersebut memiliki modus operandi yang relatif sama.

Direktur Pengawasan Haji Khusus dan Umrah Kemenhaj Ahmad Abdullah mengatakan tren pengaduan konsumen terkait perjalanan haji dan umrah mengalami peningkatan.

Berdasarkan data Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), tercatat sekitar 400 pengaduan pada 2023. Jumlah tersebut meningkat menjadi 500 pengaduan pada 2024.

“Adapun hingga bulan September tahun 2026 ini, tercatat sebanyak 189 pengaduan dengan modus operandi yang relatif sama, yakni penipuan dan penggelapan dana perjalanan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 74 kasus berasal dari haji dan 93 kasus dari umrah,” kata Abdullah dalam keterangannya yang dikutip, Rabu (30/9/2026).

Dalam menangani pengaduan, Kemenhaj mengedepankan fungsi edukasi dan mediasi dengan mempertemukan jemaah dan pihak travel atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

Prabowo Tak Ingin Biaya Haji Membebani Jemaah, Sarankan Perubahan Komposisi Bipih

2 hari lalu

Prabowo Minta Sapu Bersih Kartel dan Mafia terkait Haji dan Umrah

2 hari lalu

Prabowo Soroti Tata Kelola Keuangan Haji, Perintahkan Audit Forensik

2 hari lalu

Prabowo Usul Komposisi Biaya Haji 52:48 agar Tak Beratkan Jemaah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal