Kemenhut Jelaskan Heboh Kayu Gelondongan di Pesisir Lampung: Bukan dari Banjir Sumatra

Felldy Aslya Utama
Ribuan gelondongan kayu terdampar di Pantai Tanjung Setia, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung (dok. istimewa) 

Ade menjelaskan, mesin kapal yang mengangkut kayu itu mati karena badai pada 6 November 2025. Hal ini membuat banyak potongan kayu dengan stiker kementerian hanyut.

"Mesin tugboat mati dan terkena badai sejak 6 november 2025 sehingga ada banyak kayu yang jatuh dari tugboat tersebut," katanya.

Dia menegaskan, barcode di kayu adalah penanda Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) yang dicek keabsahan/asal usul sumber kayu (traceability system untuk mencegah illegal logging).

Sebelumnya, publik dibuat heboh oleh video viral yang memperlihatkan ribuan kayu gelondongan terdampar di Pantai Tanjung Setia.

Dalam rekaman itu tampak gelondongan kayu berdiameter kurang lebih 2 meter berserakan di sepanjang garis pantai, sementara kapal tongkang yang mengangkut kayu terlihat tidak jauh dari bibir pantai.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
6 hari lalu

Menhut Bekukan Izin 32 Perusahaan Terlibat Karhutla, Terbaru 6 Korporasi

14 hari lalu

Prabowo Dikabarkan Lantik Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Pekan Depan, Ini Sosoknya

17 hari lalu

Hotspot Karhutla Turun Jadi 387 Titik, Sumsel dan Kalteng Masih Tertinggi

1 bulan lalu

TNI AL Pertimbangkan Bentuk Satuan Baru untuk Operasikan Kapal Induk KRI Sriwijaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal