Kemenkes Dorong Medical Tourism, Ini Layanan Kesehatan Andalan Indonesia

Muhammad Sukardi
Yanti Herman, Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia saat acara Konferensi Pers Pembukaan Primaya Fair di Main Atrium, AEON Mall BSD. (Foto: Istimewa)

Konsep tersebut mencakup patient journey, mulai dari sebelum pasien memperoleh pelayanan, ketika menjalani pemeriksaan atau tindakan medis, hingga setelah mendapatkan perawatan.

Artinya, calon pasien perlu mendapatkan informasi yang jelas mengenai layanan yang tersedia, tenaga medis, fasilitas, prosedur, perkiraan biaya, jadwal, serta kebutuhan administratif sebelum memperoleh pelayanan.

Sementara setelah pelayanan selesai, pasien juga membutuhkan informasi mengenai tindak lanjut dan koordinasi layanan sesuai dengan kondisi kesehatannya.

Banten Dinilai Punya Posisi Strategis

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, mengatakan Banten memiliki posisi strategis dalam pengembangan layanan kesehatan dan medical tourism.

Menurutnya, keberadaan rumah sakit dengan layanan unggulan di Banten dapat memperkuat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan sekaligus mendukung pengembangan wisata medis.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
23 hari lalu

Kemenkes Revisi Pedoman Penyakit Ginjal Kronis, Skrining dan Edukasi Bakal Diperkuat

24 hari lalu

Kemenkes Ungkap 41 Persen Anak Indonesia Alami Gigi Berlubang, Bisa Berdampak ke Jantung

24 hari lalu

Kasus Influenza A Dikabarkan Meningkat di Indonesia, Kemenkes Ungkap Faktanya!

24 hari lalu

Kemenkes Targetkan Zero Dengue Deaths 2030, Ini Strategi Pengendalian Infeksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal