Kemenkes Ingatkan Jemaah Haji Harus Perhitungkan Cuaca hingga Jarak ke Masjidil Haram

Antara
Ilustrasi jemaah haji. (ANTARA/Khalis Surry)

Liliek mengatakan kegiatan sosialisasi juga dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan dan pengukuran kebugaran.

Petugas juga menyampaikan sejumlah informasi mengenai penyelenggaraan kesehatan haji mulai dari pemeriksaan kesehatan, pembinaan kesehatan, vaksinasi haji, dan protokol kesehatan selama menjalankan ibadah haji hingga nanti kembali ke Tanah Air.

"Jemaah haji diharapkan mengetahui faktor risiko yang ada pada diri sendiri dan faktor risiko lain yang akan dihadapi saat menjalankan ibadah haji nanti, seperti cuaca panas, kelembapan udara yang rendah, budaya yang berbeda, kondisi tempat tinggal, makanan, dan jarak antara pondokan yang jauh dari Masjidil Haram," katanya.

Kapus Liliek juga berpesan agar para jemaah haji dalam melakukan ibadah sunah seperti umrah dan ziarah dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan selama di Tanah Suci.

“Jemaah diharapkan fokus untuk menjalankan rukun haji dan tidak memaksakan diri dalam menjalankan ibadah sunah,” ujarnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
4 hari lalu

Kemarau Panjang! Kasus ISPA di RI Tembus 15,6 Juta hingga Agustus 2026

7 hari lalu

RS Lapangan Dibangun Imbas Gempa NTT, Ibu Hamil hingga Pasien Cuci Darah Jadi Prioritas

7 hari lalu

9 Rumah Sakit dan 68 Puskesmas Rusak akibat Gempa NTT, RSUD Nagekeo Lumpuh Total!

7 hari lalu

Kemenkes Bentuk Tim Khusus Tangani Korban Gempa NTT, Dokter Bedah hingga Ortopedi Disiapkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal