JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merespons viralnya kasus komentar negatif atau nirempati dari tenaga kesehatan (nakes) terhadap seorang netizen sekaligus pasien BPJS di media sosial. Pasien tersebut mengeluhkan terkait dirinya yang tak kunjung mendapatkan kamar di sebuah rumah sakit walau sudah menunggu selama delapan jam.
Keluhan di media sosial itu menuai berbagai reaksi dari netizen lainnya termasuk para nakes yang justru memberikan komentar negatif dan nirempati terhadap pasien tersebut.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan adanya komentar negatif dan nirempati yang dilakukan nakes.
“Kemenkes menyayangkan beredarnya komentar dari sebagian tenaga medis/tenaga kesehatan di media sosial yang terkesan tidak berempati terhadap pasien maupun keluarganya yang sedang menjalani pelayanan kesehatan,” kata Aji saat dihubungi iNews.id, dikutip Kamis (6/8/2026).
Dia menilai, seharusnya nakes maupun pihak lainnya bisa mengedepankan empati dalam berkomunikasi khususnya di media sosial. Apalagi jika hal itu berkaitan dengan peristiwa di tengah masyarakat.