Kemenkes Ungkap Kualitas Udara di 25 Wilayah Terdampak Karhutla, Pontianak Status Berbahaya

Niko Prayoga
Kemenkes mencatat ISPU Pontianak mencapai 328 atau berstatus berbahaya karena terdampak kabut asap karhutla. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Kemudian Kabupaten Rokan Hilir, Riau, memiliki nilai ISPU 112; Pekanbaru, Riau, 111; Kabupaten Kampar, Riau, 111; Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, 104; serta Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, 103.

Selain itu, delapan wilayah masuk kategori sangat tidak sehat. Kabupaten Tebo, Jambi, memiliki nilai ISPU tertinggi dalam kategori ini, yakni 287, disusul Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, 274; dan Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, 258.

Berikutnya, Kabupaten Pali, Sumatera Selatan, tercatat 255; Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, 237; Kabupaten Kapuas, Kalimantan Barat, 230; Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, 229; serta Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, 219.

Sementara itu, Kota Pontianak menjadi wilayah dengan pencemaran udara paling parah. Nilai ISPU di wilayah tersebut mencapai 328 sehingga masuk kategori berbahaya.

Kondisi kualitas udara tersebut berpotensi berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Sejumlah gangguan yang dapat muncul antara lain infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), gangguan pernapasan, serta iritasi mata dan kulit.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
10 hari lalu

Akhir Agustus Potensi Hujan, Pemerintah Gencarkan Modifikasi Cuaca Tangani Karhutla Riau

10 hari lalu

Pemerintah Serius Tangani Dampak Sosial Karhutla, Sediakan Posko Kesehatan-Trauma Healing

10 hari lalu

Panglima Jilah usai Bertemu Prabowo di Istana: Peladang Bukan Pemicu Karhutla!

10 hari lalu

Panglima Jilah Buka Suara soal Karhutla Kalbar: Peladang Adat Jangan Jadi Kambing Hitam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal