Kemenkes Ungkap Kualitas Udara di 25 Wilayah Terdampak Karhutla, Pontianak Status Berbahaya

Niko Prayoga
Kemenkes mencatat ISPU Pontianak mencapai 328 atau berstatus berbahaya karena terdampak kabut asap karhutla. (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Paparan asap karhutla juga berisiko meningkatkan gangguan kesehatan sistemik, seperti penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi. Risiko tersebut terutama perlu diwaspadai oleh kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, penderita asma atau PPOK, serta pekerja luar ruangan.

Asap karhutla mengandung partikel halus (PM2.5), karbon monoksida (CO), nitrogen dioksida (NO₂), serta senyawa organik beracun yang dapat memicu berbagai gangguan kesehatan.

Untuk menangani dampak karhutla, Kemenkes melakukan sejumlah langkah promotif dan preventif. Upaya tersebut meliputi edukasi kepada masyarakat mengenai pengurangan risiko krisis kesehatan akibat karhutla, pemantauan penyakit terkait kebakaran hutan, serta surveilans kualitas udara dalam ruang dan dampak kesehatan di permukiman yang berada di wilayah berisiko.

Kemenkes juga telah menerbitkan Surat Kewaspadaan Karhutla bagi dinas kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Selain itu, pemerintah menyiagakan Public Safety Center (PSC) 119 dan Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) di berbagai wilayah terdampak. Sebanyak 1.691 puskesmas disiapkan sebagai pos pelayanan kesehatan, bersama 360 rumah sakit rujukan dan 87 laboratorium kesehatan masyarakat untuk pengujian kualitas udara.

Kemenkes juga mengerahkan 18.457 dokter umum, 280 dokter spesialis mata, 189 dokter spesialis paru, 212 dokter spesialis kedokteran emergensi, serta 238 dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
17 hari lalu

Akhir Agustus Potensi Hujan, Pemerintah Gencarkan Modifikasi Cuaca Tangani Karhutla Riau

17 hari lalu

Pemerintah Serius Tangani Dampak Sosial Karhutla, Sediakan Posko Kesehatan-Trauma Healing

17 hari lalu

Panglima Jilah usai Bertemu Prabowo di Istana: Peladang Bukan Pemicu Karhutla!

17 hari lalu

Panglima Jilah Buka Suara soal Karhutla Kalbar: Peladang Adat Jangan Jadi Kambing Hitam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal