JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah hari ini, Selasa (6/1/2026). Langkah tersebut diambil guna memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN 2026, dengan target indikatif sebesar Rp33 triliun.
Berdasarkan keterangan resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), proses lelang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB, dengan tanggal penyelesaian (settlement) pada, Kamis (8/1/2026).
“Pemerintah akan melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang Rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2026,” tulis keterangan dikutip dari laman resmi DJPPR.
Meski target awal dipatok Rp33 triliun, pemerintah memiliki ruang untuk menyerap dana lebih besar. Sesuai ketentuan, penjualan maksimal dapat mencapai 150 persen dari target indikatif, atau setara dengan Rp49,5 triliun, tergantung pada kekuatan minat pasar.
Lelang dilaksanakan secara terbuka menggunakan sistem Bank Indonesia dengan metode harga beragam (multiple price).
“Penjualan SUN tersebut akan dilaksanakan dengan menggunakan sistem pelelangan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia,” tulis keterangan itu.
Investasi ini terbuka bagi seluruh pihak, baik individu maupun institusi. Namun, penawaran pembelian (bids) harus disampaikan secara resmi melalui peserta lelang yang telah mengantongi izin dan ditetapkan oleh pemerintah.