Kemenkeu Pakai AI untuk Pantau Harta Orang Kaya, Begini Cara Kerjanya

Anggie Ariesta
Ilustrasi harta kekayaan orang kaya akan dipantau menggunakan AI. (foto: Freepik)

Ketika menemukan informasi mengenai aksi korporasi, seperti merger, akuisisi, atau penjualan saham, sistem akan memperbarui estimasi nilai portofolio wajib pajak pada dasbor. Dengan cara ini, petugas pajak dapat memantau perubahan kepemilikan dan kekayaan secara lebih cepat.

Data tersebut juga membantu otoritas pajak mengidentifikasi potensi risiko penghindaran pajak. Pemerintah menargetkan teknologi ini dapat mendukung keadilan dalam berusaha sekaligus mempermudah pelayanan bagi wajib pajak yang patuh.

Pengembangan sistem pemantauan kekayaan tersebut menjadi bagian dari modernisasi administrasi perpajakan yang terintegrasi dengan Coretax. Sistem ini mulai beroperasi pada Januari 2025 untuk menyatukan layanan perpajakan nasional, mulai dari pendaftaran, pembuatan faktur, pembayaran, hingga pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan.

Menurut Nurkholisoh, Coretax telah memfasilitasi pelaporan jutaan SPT Tahunan. Sebagian besar laporan tersebut juga memanfaatkan fitur pengisian otomatis atau pre-filled berdasarkan data dari pemberi kerja dan perbankan.

“Tahun ini lebih dari 13,5 juta SPT Tahunan telah dilaporkan melalui Coretax dan sebagian besar telah terisi otomatis (pre-filled) dengan data dari pemberi kerja maupun perbankan. Sistem ini telah membantu memperluas basis pajak sekitar 2 juta wajib pajak, membuktikan bahwa kemajuan teknologi harus dibarengi SDM yang cakap, regulasi jelas, dan kepercayaan publik,” kata Nurkholisoh.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
21 jam lalu

Kemenkeu Siapkan AI untuk Pantau Kekayaan Orang Kaya secara Real-Time

3 hari lalu

Pajak Kurang Rp750 Triliun, DJP Kejar Target Rp2.357 Triliun hingga Akhir 2026

3 hari lalu

DJP Kejar Sisa Target Pajak Rp750 Triliun hingga Akhir 2026, Bidik E-Commerce hingga Migas

3 hari lalu

Claude Science Jadi Andalan Riset Medis, Begini Cara AI Anthropic Bantu Ilmuwan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal