Kemensos Terjunkan Pendamping PKH untuk Cek 11 Juta Peserta BPJS PBI Nonaktif

Jonathan Simanjuntak
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf. (Foto: Kemensos)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mengerahkan sebanyak 30.000 pendamping program keluarga harapan (PKH). Hal ini dilakukan untuk pengecekan langsung terhadap 11 juta peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang dinonaktifkan.

"Kami akan melibatkan pendamping-pendamping kami yang ada 30 ribu lebih di seluruh Indonesia untuk membantu ya, ground check, melihat kondisi setiap penerima manfaat,11 juta tersebut," ucap pria yang akrab disapa Gus Ipul itu, Jumat (13/2/2026).

Gus Ipul menambahkan, proses ground check dilakukan untuk mengetahui secara jelas kondisi penerima manfaat. Dia juga menegaskan bahwa penonaktifan itu bukan dilakukan untuk mengurangi jumlah penerima manfaat.

Sebaliknya, pemerintah tengah mengalihkan kepesertaan PBI-JK dari kelompok yang mampu di desil 6-10 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) kepada kelompok yang tidak mampu di desil 1-5 sesuai usulan dari masyarakat dan pemerintah daerah. 

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul juga menegaskan bagi masyarakat terdampak, namun masih memerlukan layanan kesehatan dapat melakukan reaktivasi dengan cepat sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
20 jam lalu

Dirut BPJS Debat dengan Anggota DPR soal Data PBI: Kalau Bapak Bisa Kerja, Saya Gaji!

Nasional
1 hari lalu

Kisah Ibu asal Bogor Bersyukur Anaknya Bisa Cuci Darah, Layanan BPJS PBI Tetap Aktif

Nasional
2 hari lalu

RS Tak Boleh Tolak Pasien PBI BPJS Nonaktif, Menkes: Nanti Kita Tegur Langsung

Jatim
2 hari lalu

Ratusan Mahasiswa BEM se-Jatim Geruduk DPRD, Desak Reaktivasi 11 Juta Penerima PBI BPJS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal