Kemnaker Sebut Industri Manufaktur Jadi Sektor Penyumbang PHK Terbanyak

Tangguh Yudha
Ilustrasi industri manufaktur jadi penyumbang PHK terbanyak di RI. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyebut industri manufaktur menjadi sektor yang paling banyak menyumbang kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga Juni 2026. Secara keseluruhan, jumlah pekerja yang terdampak PHK telah mencapai sekitar 43.000 orang.

Menurut Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker, Anwar Sanusi pihaknya masih perlu melakukan pengecekan lebih lanjut untuk memastikan rinciannya.

"Saya cek ya, ini kalau nggak salah ya, manufaktur salah satunya ya. Itu mungkin nanti bisa saya cek, bisa saya sampaikan," tutur Anwar di Kantor Kemnaker, Jakarta Selatan pada Senin (29/6/2026).

Oleh karena itu, pihaknya menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk menekan bertambahnya angka PHK sekaligus memberikan perlindungan bagi pekerja yang terdampak. Salah satunya dengan memperkuat pelaksanaan program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

"Mitigasi yang kita lakukan, yang pertama tentunya, dari sisi JKP ya, Jaminan Kehilangan Pekerjaan, kita terus melakukan perbaikan pelayanan. Karena bagi seorang-seorang yang ter-PHK, JKP itu sangat penting" ujarnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
3 jam lalu

Kemnaker Targetkan 70 Persen Lulusan Pelatihan Vokasi Terserap Dunia Kerja

3 hari lalu

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan, Ini 10 Aturan Baru untuk Pekerja

4 hari lalu

Said Iqbal Soroti 3 Masalah di UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Siapkan Opsi Judicial Review

4 hari lalu

Aturan PHK Diperketat, Pengusaha Wajib Gaji Karyawan hingga Sengketa Berkekuatan Hukum Tetap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal