Kepala BGN Akui Beban Emosional Terberat 100 Hari Kerja Lihat Anak Keracunan MBG: Hancur Hatiku

Rohman Wibowo
Kepala BGN Sudaryono mengaku hancur hati melihat anak-anak menjadi korban keracunan MBG dan menegaskan pentingnya standar keamanan pangan. (Foto: Rohman Wibowo)

Dia menyoroti sejumlah fasilitas yang dinilai tidak layak, termasuk dapur yang dibangun di dekat kandang babi maupun di bawah sarang burung walet. BGN juga menindaklanjuti dugaan pemalsuan dokumen SLHS dengan membawa persoalan tersebut ke ranah pemeriksaan kepolisian.

"Punya sertifikat sanitasi saja belum tentu layak apalagi yang tidak punya, maka seluruh dapur yang melanggar dan memalsukan izin langsung kami tutup permanen," kata Sudaryono.

Sudaryono menegaskan, pembenahan standar keamanan pangan menjadi bagian penting dalam evaluasi pelaksanaan MBG. Targetnya, program tersebut dapat berjalan tanpa menimbulkan korban sakit akibat makanan yang disajikan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
13 jam lalu

100 Hari Pimpin BGN, Sudaryono Tutup Permanen 2.000 Dapur MBG Tak Penuhi Syarat

16 jam lalu

Klaim Kepala BGN, Selamatkan APBN Rp44 Triliun dari Pemborosan MBG dalam 100 Hari Kerja

3 hari lalu

Dana Operasional SPPG untuk Program MBG Tak Cair, BGN Beberkan 3 Penyebabnya

7 hari lalu

BGN Libatkan Posyandu Awasi Proses Memasak hingga Distribusi MBG

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal