Kepala PPATK Meninggal Karena Pneumonia, Diabetes dan Ginjal

Antara
Riezky Maulana
Kepala PPATK Kiagus Badaruddin memberikan keterangan pers di Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

"Saat dia datang itu sebagai pasien dalam pengawasan. Tapi selama perjalanan pengobatan bapak ini (Kiagus) hasilnya negatif. Berarti kan meninggal bukan karena korona. Dia ini meninggal sesuai dengan comorbidnya," tuturnya.

Wakil Kepala PPATK Dian Ediana Rai menyatakan hal sama. "Walau dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Persahabatan, tetapi setelah dua kali tes, almarhum Kiagus Ahmad Badaruddin dinyatakan negatif corona," katanya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu sore.

Dian Ediana Rai mengungkapkan, Kiagus sebelumnya masuk ke Rumah Sakit Medistra Jumat, 6 Maret 2020, namun setelah beberapa hari mengalami sesak nafas, dipindahkan ke RS Persahabatan.

Kiagus meninggal dunia setelah mengalami kondisi sesak nafas yang disertai sejumlah komplikasi dari penyakit yang diderita seperti diabetes, jantung dan ginjal. "Ini membikin penyakit beliau semakin berat," kata Dian Ediana Rai.

Jenazah Kepala PPATK rencananya akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, setelah dishalatkan di Masjid Jami Al Jihad, Tebet Timur.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Elektronik
2 hari lalu

Teknologi Air Purifier Dikembangkan Bisa Cegah Risiko Pneumonia pada Anak

Nasional
2 hari lalu

Prabowo Bertemu Kepala PPATK-Mensesneg di Hambalang, Ini yang Dibahas

Health
18 hari lalu

Jumlah Penderita Diabetes di Indonesia Jutaan Orang, Ahli Kesehatan: Butuh Penanganan Khusus

Nasional
18 hari lalu

Hari Diabetes Nasional, Indonesia Peringkat Kelima Penderita Terbanyak di Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal