Kerja Pemerintah Pascabencana Berbuah Hasil: Inflasi di Aceh, Sumut dan Sumbar Berbalik Deflasi

Tim iNews.id
Jembatan darurat di lokasi bencana Sumatra. (Foto: Kementerian PU)

Untuk Aceh, komoditas penyumbang deflasi paling tinggi adalah telur ayam ras, cabai merah, beras, bahan bakar rumah tangga, dan minyak goreng.

Sementara untuk Sumut, komoditas yang harganya sudah turun dan menyumbang deflasi di antaranya cabai merah, cabai rawit, kelapa, bawang merah, dan bayam.

Sedangkan di Sumbar, penyumbang deflasi paling tinggi yaitu cabai merah, tarif air minum PAM, bawang merah, tarif angkutan antarkota, dan cabai hijau.

"Jadi Secara umum, komoditas kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang deflasi terbesar di ketiga wilayah tersebut. Ini menandakan wilayah yang terdampak bencana perlahan mulai pulih Kembali," ujar Amalia

Ekonomi RI Catat Deflasi di Januari 2026

Pada Januari 2026, Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,15 persen. Deflasi ini terjadi akibat penurunan IHK dari 109,92 pada Desember 2025 menjadi 109,75. Penurunan harga secara umum tersebut mencerminkan melemahnya tekanan harga pada awal tahun.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Sumatra Bangkit: 50 Ton Bantuan MNC Peduli Menjangkau Ribuan Masyarakat Terdampak

Nasional
1 bulan lalu

Korban Tewas Bencana Sumatra Bertambah, Total 1.204 Orang

Nasional
1 bulan lalu

RI Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026 gegara Makanan-Minuman dan Tembakau

Nasional
1 bulan lalu

Mensos Serahkan Santunan ke Ahli Waris Korban Tewas Banjir Sumatra, Segini Besarannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal