Kerusuhan di Kanjuruhan Tewaskan 129 Orang, Begini Bahayanya Gas Air Mata

Avirista Midaada
Antara
Polisi terpaksa menembakkan gas air mata untuk menangani suporter Arema FC yang rusuh (Foto: Antara)

"Keempat, segera menjauh dari area yang terdampak gas air mata. Terakhir carilah pertolongan medis, jika masih ada efek akibat gas air mata 20 menit setelahnya atau jika mengalami sesak segera minta pertolongan medis," ujar Dede.

FIFA melarang penggunaan gas air mata di stadion sepak bola karena bahayanya dampak yang ditimbulkan.

Dalam aturan badan sepak bola dunia itu disebutkan, untuk melindungi para pemain dan ofisial serta menjaga ketertiban umum, diperlukan penempatan steward dan/atau polisi di sekeliling lapangan permainan. 

Saat melakukannya, pedoman berikut harus dipertimbangkan:

a) Setiap steward atau polisi yang ditempatkan di sekitar lapangan permainan kemungkinan besar akan direkam di televisi dan oleh karena itu perilaku dan penampilan mereka harus memiliki standar tertinggi setiap saat.

b) Tidak ada senjata api atau “gas pengendali massa” yang boleh dibawa atau digunakan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Bukan Kebetulan, Arema FC Punya Senjata Mematikan dari Set Piece yang Mirip Arsenal

5 hari lalu

Hasil Super League: Dewa United Menang, Persebaya Ditahan Bhayangkara FC

6 hari lalu

Arema FC Awali Super League 2026-2027 dengan Pesta 4 Gol, Isen Mulang Kalteng FC Jadi Korban

6 hari lalu

Jadwal Super League 2026/2027 Hari Ini: Arema FC dan Bali United Siap Tempur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal