JAKARTA, iNews.id- Aksi penyerangan yang dilakukan wanita muda berinisial ZA membuat Ketua DPD, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, miris. La Nyalla menilai hal itu jadi bukti generasi muda cukup rentan dengan penyebaran paham radikalisme.
"Kita sangat miris dengan perkembangan terorisme di Tanah Air. Pasalnya pelaku teroris merupakan usia milenial yang semestinya masa usia produktif dalam belajar dan bekerja," tutur La Nyalla, Jumat (2/4/2021).
Senator asal Jawa Timur ini mengajak generasi milenial untuk berhati-hati dalam menerima sebaran ajaran agama. Apalagi ajaran-ajaran yang berafiliasi dengan paham-paham radikal.
"Buat generasi milenial, saring dahulu informasi dan ajaran yang kalian dapat. Sebab, mereka akan mempengaruhi cara berfikir dan bertindak yang dapat merugikan diri sendiri, terlebih mengorbankan nyawa," ujarnya.
Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu mencontohkan serangan terhadap Mabes Polri yang dilakukan ZA. Dia menduga ZA belajar soal paham radikal itu dari internet.
"Berdasarkan informasi yang kita dapat, ZA belajar dari youtube mengenai paham-paham radikal, khususnya ISIS. Kemudian ia menjadi penyerang tunggal pada kasus serangan Mabes Polri," tuturnya.