Ketua DPD Miris Ada Generasi Milenial Terlibat Aksi Terorisme

iNews
Ketua DPD, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto: Ist)

"Berdasarkan informasi yang kita dapat, ZA belajar dari youtube mengenai paham-paham radikal, khususnya ISIS. Kemudian ia menjadi penyerang tunggal pada kasus serangan Mabes Polri," tuturnya.

La Nyalla meminta kepada Kominfo untuk dapat melakukan penyaringan kanal-kanal youtube atau media sosial lainnya terkait paham-paham radikal. Paham radikal ini sangat rentan terhadap generasi milenial.

"Tugas kita adalah melindungi generasi muda kita dari ajaran yang salah. Sebab, Informasi yang disampaikan BIN menyebutkan bahwa generasi milenial mudah terpapar radikalisme dari media sosial dengan rentang usia 17-24 tahun," ujarnya

La Nyalla juga meminta Kominfo, Polri, BIN dan Kementerian Pendidikan untuk lebih gencar memberikan informasi-informasi yang benar terkait terorisme. Dengan cara ini propaganda terorisme bisa diimbangi.

"Jika terorisme menyebar konten-konten dengan narasi ketidakadilan, kita dapat membuat narasi herois membela negara, prestasi dan menjaga keluarga atau konten lainnya," kata Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
4 hari lalu

Gereja Yordania Ditembaki saat Upacara Pemakaman, 8 Orang Tewas

8 hari lalu

Prabowo Sebut Pelaku Karhutla sebagai Terorisme Lingkungan: Ini Kejahatan Kemanusiaan

25 hari lalu

11 Tersangka Terorisme Ditangkap di 6 Provinsi, Punya Peran Berbeda

25 hari lalu

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di 6 Provinsi, Diduga Terhubung Jaringan Daulah Islamiyah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal