Ketua DPR Dorong Pemerintah Bentuk Tim Pansel Pimpinan KPK

Felldy Aslya Utama
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (13/5/2019). (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan berakhir masa jabatannya pada 2019 ini. Pembentukan panitia seleksi (pansel) calon pimpinan KPK pun mulai disuarakan Indonesia Corruption Watch (ICW).

Senafas dengan desakan ICW itu, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong pemerintah untuk segera membentuk pansel calon pimpinan KPK.

"Menurut saya memang momentumnya sudah tepat apa yang disampaikan ICW dan kami parlemen mendukung jika presiden segera membentuk pansel yang dimaksud," kata pria yang akrab disapa Bamsoet, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (13/5/2019).

Menurut dia, hal itu penting agar penyaringan calon pimpinan lembaga antirasuah ini bisa lebih teliti sehingga dapat menghasilkan 10 nama yang berkualitas untuk nantinya bisa diserahkan lima nama ke DPR. Sementara, bicara soal komposisi anggota pansel, Bamsoet enggan memberikan kriteria lebih kepada pemerintah.

"Yang penting adalah mereka yang memiliki integritas dan kemampuan melihat atau memilih calon-calon pimpinan KPK yang baik. Tentu kita harapkan pimpinan KPK ke depan benar-benar menguasai masalah-masalah hukum, etika, dan memiliki track record yang baik dan jelas," tutur Bamsoet.

Di samping itu, saat disinggung soal kinerja KPK di bawah kepemimpinan Agus Raharjo, politikus Partai Golkar ini menyebut sudah bekerja dengan sangat bagus. Namun, dia mengakui apabila di setiap kepemimpinan memiliki sisi positif dan negatif.

"Kalaupun masih ada riak-riak, itu menjadi tugas beliau-beliau dalam menyelesaikan akhir tugasnya nanti. Menurut saya, dulu juga banyak riak-riak dalam, dulu juga banyak yang belum selesai kasus-kasusnya dilanjutkan dengan pimpinan Pak Agus dan kawan-kawan," katanya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
12 jam lalu

Silmy Karim Cs Segera Disidang, Berkas Perkara Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

14 jam lalu

Hercules soal Uang Rp800 Juta yang Disita KPK: Saya Serahkan karena Panggilan Hati Nurani

17 jam lalu

KPK Panggil 3 Saksi Kasus Suap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Siapa Saja?

19 jam lalu

MAKI Sebut KPK Bisa Jemput Paksa Nusron Wahid di Bandara Malam Ini usai 2 Kali Mangkir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal