Keunikan Upacara Kematian Tiwah Khas Suku Dayak, Mengantar Roh ke Surga 

Pratitis Nur Kanariyati
Keunikan upacara kematian Tiwah Suku Dayak, salah satunya mengorbankan kerbau (Foto: Antara) 

Pada ritual Tabuh I dan Tabuh II, hewan yang dikorbankan diikat di sapundu lalu ditusuk menggunakan tombak oleh keluarga yang berduka. Hewan ditombak hingga jatuh tersungkur dan mati. 

Beberapa orang lalu melemparkan butiran beras ke hewan tersebut sebagai wujud doa agar korban mereka diterima sang pencipta.

Setelah mati, kepala hewan baru disembelih. Penggalan kepala hewan dikumpulkan menjadi satu di sangkairaya untuk disajikan kepada roh. Sementara dagingnya dimasak dan dibagikan kepada masyarakat.

Ada beberapa pantangan selama prosesi Tiwah, misalnya beberapa jenis ikan dan sayuran tidak boleh dibawa apalagi dihadirkan. Apabila dilanggar maka akan dikenakan sanksi adat.

Ritual upacara kematian khas Suku Dayak ini menjadi daya tarik tersendiri, tidak saja bagi masyarakat lokal, wisatawan domestik, tapi juga turis asing.  Karena keunikannya, upacara Tiwah dimasukkan dalam daftar Warisan Budaya Tak Benda Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2014.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Asap Karhutla Bikin 254 Penerbangan di Kalimantan Batal dan Tertunda

8 hari lalu

Wakil PM Malaysia Temui Prabowo, Mau Kirim Pesawat-Heli Bantu Tangani Karhutla Kalimantan

9 hari lalu

Dari Kalimantan ke Panggung Dunia: Ketika Keahlian Tambang Indonesia Jadi Komoditas Global

17 hari lalu

Klarifikasi Mengejutkan Doktif usai Dituduh Hina Orang Kalimantan, Ini Pernyataannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal