Kisah Anggota Banser Riyanto, Peluk Bom Meledak saat Jaga Gereja di Malam Natal 

Abdul Malik Mubarok
Anggota Banser, Riyanto meninggal dunia akibat ledakan bom saat berjaga di Gereja Eben Haezer Mojokerto di malam Natal, 24 Desember 2000. (Foto: NU.or.id)

Tidak ada jemaat yang menjadi korban jiwa dalam ledakan itu. Namun, Riyanto meregang nyawa. Tepat saat nuraninya terketuk untuk menyelamatkan kehidupan manusia. 

"Nama Riyanto kemudian diabadikan sebagai nama jalan. Sosoknya menginspirasi kisah Soleh di film '?' karya @Hanungbramantyo. Untuk Riyanto dan semua yang berjuang untuk kemanusiaan, Al-Fatihah," tulis @GUSDURians.

Di malam Natal 2000 itu, bom juga meledak di sejumlah gereja. Antara lain di Jakarta, Batam, Pekanbaru, Pangandaran, dan lainnya.

"Semoga peristiwa seperti itu tidak lagi terjadi. Semoga kita selalu dalam kedamaian. Amin...," cuit @GUSDURians.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Geger Ancaman Bom di Bandara Ngurah Rai Bali, Petugas Pastikan Hoaks

2 bulan lalu

Pemukim Yahudi Serang Gereja di Yerusalem, Pemuka Agama Kristen Protes Keras

2 bulan lalu

Motif Peneror Bom SD di Jaksel: Kesal gegara Masalah Seragam

2 bulan lalu

Bom Rakitan Meledak di MAN 3 Padang, Polisi Sebut Pelaku Korban Bullying

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal