Kisah Heroik Prajurit Kopassus Hadapi Ratusan Pemberontak Seorang Diri, Teriak Allahu Akbar Sebelum Gugur

Irfan Ma'ruf
Prajurit Kopassus menghadapi ratusan pemberontak seorang diri. (Foto ilustrasi/ist).

“Di sinilah jiwa seorang patriot terbukti. Pratu Suparlan membuang senjatanya dan mengambil senapan mesin milik rekannya yang gugur. Tanpa gentar sedikit pun, dia menerjang ke arah pasukan Fretilin,” tulis Kopassus.

Hujan peluru senapan mesin musuh mengoyak tubuh Pratu Suparlan. Namun dia tidak mundur sejengkal pun. Seperti benteng ketaton, dia membalas dengan rentetan peluru, hingga amunisinya habis.

Meski bersimbah darah, prajurit Kopassus ini tetap tegar. Bukannya roboh seperti harapan musuh, Pratu Suparlan justru menghunus pisau Komandonya, lalu berlari mengejar Fretilin ke tengah semak belukar dan merobohkan enam personel pasukan militer komunis tersebut.

Tak terhitung jumlah peluru yang telah menancap di tubuhnya, membuat seragam loreng yang dikenakan Pratu Suparlan, berubah warna menjadi merah akibat darah yang mengucur deras dari luka-lukanya.

Tapi Suparlan tak kenal menyerah, tibalah dia pada ambang kesanggupannya. Suparlan terduduk dan tak lagi mampu menggenggam pisau Komandonya. Dia kehabisan darah. Namun dia tak pernah kehabisan akal dan semangat untuk membela NKRI.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
3 hari lalu

Letda Jihad Ahmad Tewas Diduga Tertembak, Kopassus: Murni Kelalaian di Gudang Senjata

4 hari lalu

Perwira Kopassus Letda Jihad Ahmad Al Rasyid Tewas Diduga Tertembak, Keluarga Buka Suara

7 hari lalu

Eks Anggota Kopassus Dibacok di Cakung Jaktim gegara Masalah Renovasi Rumah

9 hari lalu

Kisah Jenderal Kopassus Tolak Hadiah Mobil Mewah Sultan Brunei: Tak Sanggup Beli Bensinnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal