Kisah Jenderal Kopassus Doanya Terkabul setelah Pertanyakan Keberadaan Tuhan

Riezky Maulana
Kopassus atau Baret Merah. (Foto Reuters).

Anggapan itu wajar mengingat keawaman sang ayah. Ketika itu Yakub berpikir kapal tidak selalu berjalan searah kiblat. Dia juga tak tahu bahwa di kapal ada alat navigasi yang bisa menunjukkan arah.

Namun karena keberatan itu Bagyo lantas mendaftar Akmil. Dia juga mendaftar AAU. Hebatnya, dia lolos di kedua akademi tersebut. Kebimbangan pun menyelimuti, harus memilih mana. Pria yang dijuluki Bima ini lantas meminta saran seseorang yang memiliki kemampuan lebih soal agama. 

Apa jawabnya? Bagyo disarankan salat Istikarah atau salat meminta petunjuk. Dari situ, dia lantas memantapkan tekad untuk masuk Angkatan Darat. Lulus dari Akabri 1970, dia memulai pengabdian sebagai prajurit TNI AD

Bagyo digembleng sebagai serdadu infanteri di Korps Baret Merah. Kariernya terus meroket. Sinar terang perjalanan Subagyo juga mengantarkannya sebagai Danjen Kopassus (1994-1995). Hanya setahun menjabat orang nomor satu di pasukan elite itu, dia dipromosikan sebagai Pangdam IV/Diponegoro (1995-1997).

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Megapolitan
2 hari lalu

Terungkap, Pria Ngaku Jenderal yang Pukul Pegawai SPBU Hanya Pekerja Rental

Megapolitan
2 hari lalu

Momen Kapolres Metro Jaktim Interogasi Langsung Pria Ngaku Jenderal yang Pukul Pegawai SPBU

Nasional
7 hari lalu

Profil Prihati Pujowaskito, Dokter Kopassus Jadi Dirut BPJS Kesehatan

Nasional
18 hari lalu

Sambut HUT ke-65, Kostrad Gelar Donor Darah sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal