Kisah Jenderal Polisi Tak Izinkan Anaknya Masuk Akabri, Alasannya Bikin Merinding

Rizal Bomantama
Mantan Kapolri Jenderal Pol Hoegeng Iman Santoso. (Foto: Istimewa)

Di momen pertemuan tersebut, untuk pertama kalinya dia melihat sosok Hoegeng bukan sebagai seorang ayah yang biasanya ramah dan hangat kepada anak-anaknya.

Adit mengenang, saat itu Hoegeng hanya melihat ke arahnya dan bertanya  apa keperluannya menemuinya di kantor. Sontak saja hal itu membuatnya gugup karena melihat dua sosok yang berbeda dalam waktu bersamaan.

Di satu sisi, dia melihat Hoegeng sebagai ayah kandungnya namun di sisi lain dia sedang berhadapan dengan seorang Kapolri dan memperlakukan dirinya seperti tamu-tamu lainnya. Setelah menyampaikan niatan membutuhkan surat izin dari orang tua, Kapolri di periode 1968 hingga 1971 hanya menjawab nanti saja kepada anaknya. 

Pembicaraan mereka pun tak berlangsung lama. Bahkan, selepas itu Hoegeng sama sekali tidak menyapa atau mempersilakan anaknya duduk. Dia malah meneruskan pekerjaannya yang menumpuk di meja kerja.

Mengetahui sikap ayahnya seperti itu, Aditya langsung pulang. Uniknya, ketika Hoegeng kembali ke rumah, dia sudah bersikap layaknya seperti seorang bapak kepada anak dan suami kepada istri.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Irjen Totok yang Tangani Kasus Febrie Adriansyah Dimutasi Jadi Kapolda Sulbar, Irjen Arie Ardian Pimpin Kortas Tipikor

2 hari lalu

Kapolri Tunjuk 3 Direktur Baru di Polda Metro Jaya, Ini Daftarnya

3 hari lalu

Bertemu Kapolri Jenderal Suyudi, Komisi III DPR Lapor Ada Oknum Pejabat Polri Arogan

3 hari lalu

Pesan Kapolri Jenderal Suyudi usai Lantik 27 Pejabat: Segera Beradaptasi, Layani Optimal Masyarakat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal