Kisah Mahasiswa RI Jalani Puasa di Rusia: Tahan Lapar dan Haus hingga 15 Jam

Puti Aini Yasmin
Abay di Depan Masjid Prospekt Mira (Dok. Pribadi)

Namun, Abay mengaku puasa di Rusia dijalankan dengan tidak terlalu berat. Sebab, ia tidak merasa lapar dan haus yang berlebih karena cuaca yang dingin. Bahkan kegiatannya lebih banyak dilaksanakan di dalam ruangan.

"Oke aku lapar dan haus tapi nggak berlebihan karena mungkin nggak berlebihan karena dingin, jadi banyak di rumah nggak keluar, pulang kuliah bisa tidur nggak kerasa, jadi bangun sudah mau buka puasa,"  tutur dia.

Sementara itu, ia mengaku hal yang dirindukan dari puasa di Rusia adalah momen ngabuburit dan tarawih. Sebab, ia tidak merasakan pengalaman tersebut di Rusia karena masjid yang perlu ditempuh selama 1 jam lamanya.

"Kangen banget sama ngabuburit macet-macet di motor demi beli takjil, tarawih juga sebelah rumah dan temen bareng. Kalau di sini, jauh cuma untuk ke sana, sekitar 1 jam," tutup Abay.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Energi Rusia-Ukraina

2 hari lalu

Trump Bela Kesepakatan Solar dengan Rusia, Zelensky Murka: Putin Dapat Duit untuk Perang!

2 hari lalu

Blak-blakan Sentil Zelensky, Trump: Sudah Waktunya Ukraina Ganti Presiden

2 hari lalu

WHO Ungkap Fakta Terbaru Dugaan Wabah Pes Rusia, Bikin Geger!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal