Kisah Mahasiswa RI Puasa di Australia, Berbuka dengan Makanan Dosa asal India

Puti Aini Yasmin
Rivi buka bersama saat puasa di Australia (Dok. Rivi Satrianegara)

"Setiap enam bulan ada Daylight Saving Time di Melbourne. Jadi awal-awal aku puasa itu buka puasa jam 19.30 waktu sini, subuhnya jam 6 pagi. Nah, per 2 April kemarin berubah jadi hampir sama dengan Indonesia, di mana buka puasa jam 6 sore," ucap Rivi.

Cuaca di Melbourne yang dingin dinilai Rivi sebagai hal yang membantu. Meskipun begitu, ia juga menganggapnya sebagai tantangan karena harus ada penyesuaian baru dengan lingkungan sekitar.

"Cuacanya dingin jadi lumayan membantu. Akhir-akhir ini suhu bisa 11-10 derajat, namun rasanya seperti 9-8 derajat. Meski membantu tapi tantangan juga, karena kadang dinginnya nusuk karena angin. Lalu, penyesuaian dengan puasa, lingkungan baru, jadi banyak yang harus di-adjust lah," ujarnya.

Sementara itu, Rivi mengaku sangat merindukan menu buka puasa kegemarannya, yaitu tahu isi dengan cabai rawit. Menurutnya, hanya tahu isi yang belum ia temukan di sana saat berbuka puasa sehingga ia sangat menginginkannya.

"Bakwan dan tempe sudah nemu, tahu isi nih yang belum. Apalagi cabai rawit, jarang ada di sini," tambah Rivi.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
4 hari lalu

Cerita dan Gambar Anak-Anak Ini Berubah Jadi Buku, Kisahnya Menginspirasi

4 hari lalu

Momen Prajurit TNI AL dan Tentara Australia Mendarat di Situbondo, Rebut Sasaran di Pantai

6 hari lalu

MNC Sekuritas dan Mitra Manajer Investasi Edukasi Reksa Dana ke Mahasiswa IBI Kesatuan Bogor melalui Having Fund 2026

9 hari lalu

Wamenaker Ajak Mahasiswa Cari Pengalaman Kerja, Jangan hanya Kejar IPK dan Ijazah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal