Kisah Mbah Langkung Salah Satu Tonggak Sejarah Berdirinya Grup 2 Kopassus

Faieq Hidayat
Mbah Langkung sudah puluhan tahun berjualan di lingkungan asrama Grup 2 kopassus. (Foto akun Youtube Kandang Menjangan Channel).

Dia juga menceritakan pernah berjualan es lilin buatan istri komandan. Selama berjualan di Grup 2 Kopassus, dia selalu izin dengan komandan. 

"Terus saya kalau dimarahi ya, ya sudah. Mbah jangan jual, jangan masuk. Saya izin sama Pak Wadan Grup saja," ujar dia.

Dia mengatakan alasan kenapa disebut Mbah Langkung karena berjualan dengan harga Rp25. 

"Ya karena semua harga 25 rupiah," katanya.

Diketahui, Grup 2 Kopassus/Dwi Dharma Bhirawa Yudha merupakan bagian Kopassus yang didirikan pada tahun 1962. Grup ini bermarkas di Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, dengan Komandan Grup pertama kali adalah Mayor Inf Soegiarto.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Megapolitan
19 hari lalu

Larang Pesta Kembang Api saat Malam Tahun Baru, Pemprov DKI Tak Akan Razia Pedagang Petasan

Megapolitan
25 hari lalu

Cerita Pedagang Pasar Kramat Jati, Tetap Berjualan meski Lapaknya Hangus Terbakar

Megapolitan
26 hari lalu

Cerita Pilu Pedagang Rugi Imbas Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati, 28 Ton Pepaya Ludes

Megapolitan
26 hari lalu

28 Ton Barang Dagangan Hangus Terbakar, Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Rugi Rp100 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal