Komaruddin juga menekankan pentingnya kualitas informasi tersebut. Dia mengibaratkan pers dengan kebutuhan manusia akan air dan udara yang bersih dan jernih.
“Hal yang sama juga terjadi pada informasi. Agar informasi ini jernih, maka kita dorong bagaimana peran pers itu akan lebih kreatif, lebih produktif dan lebih dominan dalam memberikan satu arahan pada masyarakat," tuturnya.
Oleh karenanya, Komaruddin meminta insan pers tidak perlu merisaukan keberadaan new media. Baginya, itu merupakan bagian dari pengayaan dan realitas.
"Tapi peran strategis pers mainstream itu tetap menjadi satu pilar sumber rujukan informasi yang uyama dicari oleh masyarakat," pungkasnya.