Dewan Pers: Perjanjian Dagang RI-AS terkait Digital Ancam Perlindungan Media Nasional

Tim iNews.id
Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers Abdul Manan. (Foto: Dok. Dewan Pers)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers Abdul Manan menyoroti perjanjian perdagangan resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS). Dia menilai pasal perdagangan digital yang dimuat dalam perjanjian tersebut berpotensi melemahkan perlindungan industri media nasional.

Hal tersebut disampaikan Abdul Manan saat menghadiri diskusi bertajuk Pembahasan Dampak dan Sikap Komunitas Pers terhadap Perjanjian Perdagangan RI–AS di Hall Dewan Pers, Jakarta, pada Selasa (24/2/2026) lalu. Diskusi tersebut membahas implikasi perjanjian yang telah ditandatangani Presiden Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump di Washington DC, AS.

Dalam Pasal 3 perjanjian tersebut, khususnya Pasal 3.3 tentang persyaratan bagi penyedia layanan digital, disebutkan Indonesia tidak boleh mewajibkan penyedia layanan digital atau platform asal AS untuk mendukung organisasi berita domestik melalui lisensi berbayar, berbagi data pengguna, maupun model bagi hasil lainnya.

Abdul Manan menegaskan lebih banyak suara yang menolak ketentuan tersebut.

“Kalau dari perspektif saya, dalam konteks ini memang lebih banyak yang menyuarakan penolakan,” ujar Abdul Manan, dikutip dari laman Dewan Pers, Kamis (26/2/2026).

Dia mendorong Komite Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB) agar segera mengeluarkan pernyataan sikap resmi.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

Kapolri Bagikan Takjil dan Bukber Bareng Insan Pers: Suara Media, Suara Publik

Nasional
16 hari lalu

Hari Pers Nasional, Iwakum: Kebebasan Pers Mutlak Dilindungi!

Nasional
17 hari lalu

Hari Pers Nasional, Prabowo Harap Jurnalis Jadi Pilar Kemajuan Bangsa dan Negara

Nasional
17 hari lalu

Istana Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional: Mari Lawan Hoaks dan Disinformasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal