Komdigi Tegaskan Tidak Lakukan Shadow Ban soal Karhutla di Medsos!

Niko Prayoga
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid. (Foto: ist)

Menurut Meutya, informasi mengenai karhutla justru penting bagi pemerintah untuk memperoleh masukan dari masyarakat dalam upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Pemerintah, kata dia, juga turut menyebarluaskan informasi terkait karhutla melalui kanal media sosial resmi sebagai bagian dari komunikasi publik.

“Informasi terkait karhutla juga sangat penting bagi kami di pemerintahan untuk membantu kami dalam masukan penanganan. Pemerintah pun menaikkan informasi terkait karhutla dalam kanal-kanal sosial media pemerintah dalam kerangka komunikasi publik. Pemerintah terbuka atas masukan informasi yang faktual, kredibel, dan dapat dipertanggungjawabkan terkait karhutla,” ujarnya.

Terkait dugaan pembatasan distribusi konten akibat algoritma dan penerapan community guidelines oleh platform, Meutya menyatakan Komdigi terus mendorong akuntabilitas serta transparansi algoritma perusahaan teknologi.

Ia menilai pengguna media sosial seharusnya memiliki kebebasan untuk menentukan informasi yang ingin mereka lihat dan konsumsi, bukan dibatasi secara sepihak oleh perusahaan teknologi.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
4 hari lalu

Komdigi Kaji Aturan Label Konten AI, Cegah Manipulasi Informasi Karhutla

4 hari lalu

Komdigi Tegaskan Tak Ada Pembatasan Konten Karhutla, Pastikan Terbuka dengan Kritik

8 hari lalu

Meutya Hafid Hormati Keputusan Raline Shah Mundur dari Stafsus Komdigi

8 hari lalu

Terungkap! Ini Alasan Raline Shah Mundur dari Jabatan Stafsus Komdigi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal