"Tentu teman-teman di lapangan yang lebih tahu, apakah dari kepolisian atau TNI. Semua stakeholder yang ada di lapangan yang akan menetapkan," kata dia.
Menteri yang akrab disapa Chef RA itu menyebutkan, kendati akses internet diblokir, warga Papua dan Papua Barat bisa menggunakan pesan singkat (short message service/SMS).
Menurutnya, pembukaan akses internet itu hanya butuh waktu hitungan jam. Dia mengestimasikan 3 jam dapat kembali normal. Namun, pemblokiran dapat kembali dilakukan dengan mempertimbangkan eskalasi yang terjadi.