Komisi IV DPR Soroti Praktik Pengoplosan Beras SPHP, Minta Pengawasan Diperketat

Achmad Al Fiqri
Komisi IV DPR menilai dugaan penyimpangan 600 ton beras SPHP menunjukkan perlunya penguatan pengawasan internal Bulog dan Bapanas. (Foto: Ilustrasi/Dok. Bapanas)

Riyono mengatakan, keberadaan program SPHP penting untuk menjaga stabilitas harga beras sekaligus daya beli masyarakat, terutama di wilayah perdesaan dan kelompok ekonomi menengah ke bawah.

Dia menilai, dugaan penyalahgunaan mekanisme KLIK SPHP oleh oknum menunjukkan masih adanya celah dalam pengawasan internal. Karena itu, Riyono meminta Bapanas dan Bulog mengevaluasi sistem pengelolaan serta memperkuat pengawasan hingga titik penyaluran.

“Pengambilan yang sehari dua ton dan dibatasi dengan jelas, tetapi kenapa bisa bobol? Lemahnya pengawasan internal menunjukkan bahwa evaluasi sistem serta model pengelolaan SPHP wajib dilakukan oleh Bapanas dan Bulog,” tuturnya.

Baca Juga

Dugaan penyimpangan sebanyak 600 ton beras SPHP tersebut disebut berpotensi menimbulkan kerugian negara hampir Rp2,7 miliar. Angka itu dihitung berdasarkan asumsi keuntungan yang diambil sebesar Rp4.500 per kilogram (kg).

Modus penyimpangan melalui pengoplosan dan pengemasan ulang atau repacking dinilai sebagai praktik yang semestinya dapat dideteksi lebih awal apabila pengawasan berjalan ketat.

“Pengawasan internal harus diperkuat. Pendekatan teknologi dalam pengelolaan SPHP harus memastikan penyaluran sampai ke titik aman dan mampu mendeteksi dini penyimpangan,” ucap Riyono.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

BULOG Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

3 hari lalu

BULOG Gerak Cepat Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus Perkuat Pengawasan Nasional

3 hari lalu

Dirut Bulog Ungkap Modus Pengemasan Ulang Beras SPHP di Jaktim, Pelaku Ditangkap

3 hari lalu

Mentan Amran Buka Layanan Aduan Beras SPHP, Lapor Penyelewengan di Nomor Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal