JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi IV DPR Fraksi PKS, Riyono Caping menyoroti dugaan penyalahgunaan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang ditemukan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Jakarta Timur.
Riyono menyayangkan adanya oknum yang diduga memanfaatkan program tersebut untuk mengambil keuntungan. Menurutnya, tindakan itu berpotensi merampas hak masyarakat atas beras SPHP yang mendapat dukungan anggaran negara.
“Beras SPHP ini disubsidi per kg Rp6.000 agar harganya bisa Rp12.500 saat dibeli rakyat. Artinya, ada hak rakyat yang harus dijaga dalam rantai pasok beras SPHP. Jangan sembrono mengelolanya,” kata Riyono kepada wartawan dikutip, Minggu (1/11/2026).
Dia menambahkan, beras SPHP ditujukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan melalui cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog.
Program tersebut bertujuan menjaga ketersediaan stok pangan, menstabilkan harga beras di tingkat masyarakat, serta mengendalikan inflasi. Penyalurannya diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh beras dengan harga terjangkau, khususnya kelompok menengah ke bawah.