Komnas HAM Harap Bisa Bertemu Panglima TNI Bahas Penanganan Papua

Riezky Maulana
Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, Choirul Anam (Foto: Humas Komnas HAM)

JAKARTA, iNews.id - Komnas HAM menyambut baik rencana Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa yang akan berkunjung ke Papua pekan ini. Menurut dia, hal itu bertujuan agar masyarakat Papua dapat mendengar langsung terkait konsep Andika yang akan menggunakan pendekatan baru di Bumi Cendrawasih itu.

"Saya kira langkah Panglima TNI datang ke sana (Papua) menyampaikan pendekatan baru dalam penanganan Papua sebagai semangat dia orang baru sebagai Panglima, ini semangat yang baik. Biar langsung disampaikan kepada publik di Papua sana, biar juga mendengarkan langsung," ujar Komisioner Komnas HAM Choirul Anam kepada wartawan dikutip, Senin (29/11/2021).

Kendati demikian, Anam berharap sebelum Andika ke Papua dapat bertemu terlebih dulu dengan pihak Komnas HAM. Bila pertemuan terealisasi, maka pihaknya akan membeberkan catatan yang dimiliki terkait dugaan pelanggaran HAM yang ada di sana hingga tata kelola penanganan konflik.

"Alangkah lebih baiknya dan maksimalnya kalau seandainya juga bisa ketemu sama Komnas HAM sebelum menyampaikan ke sana. Sehingga catatan Komnas HAM terkait berbagai pelanggaran HAM, terkait bagaimana menata kelolaan konflik atau ketegangan ini, sebelum ke Papua, sebelum menyampaikan konsepnya, minta masukan," katanya.

Dengan demikian, Andika bisa saja melakukan hal-hal lebih baik yang belum pernah terbayangkan olehnya terkait hal tersebut. Terutama, adanya upaya penghilangan stigma dan kecurigaan terhadap masyarakat setempat.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Panglima TNI Beri Santunan 3 Prajurit Gugur di Lebanon Rp1,8 Miliar

Nasional
4 hari lalu

TAUD Desak Komnas HAM Simpulkan Kasus Air Keras Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum

Nasional
5 hari lalu

Komnas HAM Desak Bareskrim Ambil Alih Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

Nasional
5 hari lalu

Komnas HAM Kaji Skenario Hukum Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Peradilan Umum-TGPF Jadi Opsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal