Konflik Partai Demokrat, Menkumham: Barangkali Pak Moeldoko Blingsatan karena Dituduh

Felldy Aslya Utama
Yasonna Laoly (Foto: MNC/ Felldy)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly menyebut kecewa dengan tudingan kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke berbagai pihak terkait konflik Partai Demokrat. Dia mengatakan bisa jadi Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mau menjadi Ketum versi KLB karena geram dengan tudingan kubu AHY.


"Barangkali Pak Moeldoko blingsatan karena dituduh begitu," kata Yasonna di Channel Youtube Karni Ilyas, seperti dilihat, Sabtu (3/4/2021).

Yasonna menyoroti tudingan kubu AHY terkait peran lingkaran Istana dalam konflik partai. Dia merasa dongkol dengan tudingan yang disebutnya tidak berdasar.

"Sejak awal saya sudah sampaikan pada saat Pak SBY (ketua majelis tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono) atau sebelumnya, Andi Arief dan orang-orangnya, termasuk AHY sebagai ketua umum Partai Demokrat mengirim surat ke istana, kita ini apa itu ya, sebenarnya dongkol banget,” kata Yasonna.

Yasonna mengatakan telah bertindak sesuai dengan aturan dalam memutuskan konflik Partai Demokrat. Presiden Joko Widodo, menurut Yasonna, tidak memberi intervensi apa-apa.

"Kami akan bertindak sesuai peraturan perundang-undangan," katanya.

Sebelumnya, Kemenkumham menolak Partai Demokrat Kongres Luar Biasa (KLB) Sibolangit, Deli Serdang yang dipimpin Moeldoko.

Kubu Moeldoko berencana akan melayangkan gugatan ke Pengadilan setelah permohonan pengesahan kepengurusan partai versi KLB ditolak Kemenkumham.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
31 hari lalu

Momen Hangat di Sidang Tahunan MPR: Prabowo Beri Hormat, Jokowi Balas Acungkan Jempol

31 hari lalu

Jelang Pidato Kenegaraan Prabowo, Jokowi hingga Boediono Tiba di Gedung DPR

1 bulan lalu

Jokowi Pastikan Hadir 17 Agustus di Istana, Ditanya Pakai Baju Apa Jawab Begini

3 bulan lalu

Jokowi Ungkap Alasan Pilih Lampung Jadi Titik Awal Safari Politik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal