Korupsi Pembangunan Gedung IPDN, Begini Kongkalikong 3 Tersangka

Ilma De Sabrini
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkapkan bagaimana ketiga tersangka melakukan korupsi pembangunan gedung IPDN di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan DJ (Dudy Jocom), pejabat pembuat komitmen (PPK) Pusat Administrasi Keuangan dan Pengelolaan Aset Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri). Dudy jadi tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan dua gedung IPDN di dua lokasi yang berbeda.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan, dua proyek tersebut adalah pembangunan IPDN di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Utara (Sulut). KPK menduga pada 2010 Dudy melalui kenalannya menghubungi sejumlah kontraktor dan memberitahukan ada proyek pembangun IPDN.

Sebelum melakukan lelang, dia menduga, sudah terjadi kesepakatan pembagian pekerjaan. Yakni, PT. Waskita Karya untuk proyek IPDN di Sulawesi Selatan dan PT. Adhi Karya untuk proyek IPDN di Sulawesi Utara.

"Diduga terkait pembagian proyek ini DJ (Dudy Jocom) dan kawan-kawan meminta fee sebesar tujuh persen," kata Alexander Marwata saat menggelar konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (10/12/2018).

Dia juga menjelaskan pemenang lelang ditetapkan pada September 2011. Selanjutnya, Dudy Jocom dan kontraktor menandatangani kontrak kedua proyek pembangunan kampus ikatan dinas itu.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penyuap Bupati Langkat Tak Dibawa ke Jakarta, KPK Ternyata Kehabisan Tiket Pesawat

57 tahun lalu

Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop dari Bupati Kuansing, KPK: Tak Menghapus Pidana

57 tahun lalu

KPK Ungkap Asal Usul Uang dalam Amplop yang Ditinggalkan Bupati Kuansing untuk Menhut

57 tahun lalu

Bupati Langkat Putar Balik usai Hadiri Acara Apkasi, Diduga Hindari OTT KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal