KPK: Kami Prihatin Kecenderungan Pengurangan Hukuman Koruptor di MA

Raka Dwi Novianto
Plt Jubir KPK Ali FIkri (Foto: iNews/Riezky Maulana)

JAKARTA, iNews.id - Kasus korupsi yang sampai tingkat Mahkamah Agung (MA) menjadi sorotan. Penyebabnya, MA kerap mengurangi hukuman bagi koruptor dalam permohonan peninjauan kembali (PK).

Plt Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengaku prihatin atas sikap MA tersebut. Pengurangan hukuman tersebut dinilainya menjadi angin segar bagi koruptor.

"KPK prihatin karena kecenderungan pengurangan hukuman setiap pemohon PK oleh MA tentu menjadi angin segar bagi para koruptor. Di sisi lain putusan demikian juga tidak mendukung upaya pemerintah dalam perang melawan korupsi," ujar Ali kepada wartawan, Kamis (10/9/2020).

Ali mengungkapkan setidaknya tahun 2019-2020, KPK mencatat lebih dari 15 perkara yang ditangani KPK mendapat pengurangan hukuman pada tingkat PK.

Terakhir, MA mengabulkan PK yang diajukan mantan Wali Kota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi terkait kasus suap izin Amdal Transmart di Kota Cilegon.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
9 jam lalu

Pengacara Tegaskan Putusan MA Batalkan Suket Ijazah Tak Berlaku Surut: Gibran Tetap Wapres

11 jam lalu

Jimly soal MA Batalkan Suket Ijazah SMA Gibran: Tanya Pimpinan Parpol di DPR, Maunya Gimana?

17 jam lalu

MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Hasto: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

1 hari lalu

MA Ubah Besaran Uang Pengganti Kerry Anak Riza Chalid di Kasus Minyak Mentah, Jadi Berapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal