KPK Kirimkan Penyidik ke Inggris untuk Pelajari Akuntansi Forensik

Ilma De Sabrini
Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (kiri) berjabat dengan Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia Rob Fenn seusai melakukan pertemuan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (11/2/2019). (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

"Sekarang sudah ada peraturan presiden (Perpres Nomor 13 Tahun 2018). Itu salah satunya kita pelajari di Inggris dan tentunya penyidik-penyidik KPK ingin belajar ke Inggris khususnya tentang forensik accounting atau hal hal lain yang dianggap lebih advance (maju) di sana," kata Syarif.

Dia menuturkan, dalam Perpres Nomor 13 Tahun 2018 perusahaan terdaftar harus mengumpulkan dan melaporkan beneficial ownership paling lambat satu tahun.

Perpres itu juga mengatur 'know your beneficial owner'. Maksudnya, perusahaan diminta untuk mengumpulkan dan melaporkan informasi kepada Kemenkumham yang kemudian akan diverifikasi identitas dari pemilik suatu perusahaan.

Untuk diketahui, istilah benefical owner pertama kali diperkenalkan dalam SE-04/PJ.34/2005 tentang petunjuk penetapan kriteria ‘beneficial owner’ dalam persetujuan penghindaran pajak berganda antara Indonesia dengan negara lainnya. Ketentuan itu kemudian tertuang dalam Pasal 26 ayat (1a) UU 36 Tahun 2008. Dengan mempelajari hal ini, KPK ingin mencermati upaya-upaya untuk menghindari pajak yang dilakukan orang pribadi atau korporasi.

"Kerja sama beneficial owner itu kita dukung bersama antara KPK dan PPATK dengan Inggris, sudah (berjalan) lebih dari dua tahun dan presiden sudah menandatangani peraturan beneficial ini," ujarnya.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

KPK Sita 5 Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Pecahan Mata Uang Asing terkait Kasus Impor Bea Cukai

Nasional
2 hari lalu

Respons KPK usai Eks Stafsus Ida Fauziyah Ngaku Terima Uang hingga Tiket BLACKPINK

Nasional
2 hari lalu

KPK Hibahkan Aset Rampasan Koruptor Rp16,3 Miliar ke Pemprov Jabar, Ini Daftarnya 

Nasional
2 hari lalu

Warga Pati Rayakan Sudewo Kena OTT, Tumpengan di Kantor KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal