KPK : OTT Tak Lagi jadi Tolak Ukur Penindakan, Fokus Sekarang Bongkar Kasus Korupsi Besar

Ariedwi Satrio
KPK menyebut OTT tidak menjadi tolak ukur di bidang penindakan. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Karyoto mengakui bahwa pihaknya tak banyak menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada semester satu tahun 2022. KPK hanya melakukan penangkapan terhadap lima orang pada semester satu tahun 2022.

"Ya memang kami merasakan kenapa OTT lebih sedikit dari tahun ke tahun, tentunya OTT tidak menjadi tolok ukur utama penindakan," kata Karyoto di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (23/8/2022).

Menurut Karyoto, OTT tidak lagi menjadi tolok ukur di bidang penindakan KPK. Fokus KPK di bidang penindakan saat ini adalah membongkar kasus korupsi yang kerugian keuangan negaranya cukup besar. Selain itu, KPK juga prioritaskan pengembalian aset hasil pidana korupsi ke negara.

"Namun demikian lebih pada nanti kasus-kasus besar terungkap akan berdampak pada pengembalian kerugian keuangan negara," terangnya.

Karyoto menjelaskan, berdasarkan kebijakan pimpinan KPK saat ini, bidang penindakan punya fokus area tersendiri. Salah satunya, di sektor sumber daya alam. Sebab, KPK mengidentifikasi banyak dugaan kerugian negara akibat korupsi di sektor pertambangan.

"Diharapakan mampu menindak di bidang sumber daya alam dengan tujuan aset recovery yang sangat besar seperti pertambangan, yang sudah kita coba untuk ditangani adalah contoh di LNG ya ini sementara sedang berproses," ungkapnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

KPK Telusuri Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai, 2 Saksi Diperiksa

2 hari lalu

KPK Kembali Panggil Dedi Congor, Usut Dugaan Korupsi di Bea Cukai

3 hari lalu

Usut Gratifikasi, KPK Panggil Sopir Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono

3 hari lalu

Pengamat Dorong Kejagung Buka Bukti Aliran Dana dalam Kasus Febrie Adriansyah: Harus Diuji Objektif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal