KPK Periksa 8 Saksi Usut Dugaan Korupsi Bansos Kemensos

Ariedwi Satrio
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan KPK mengagendakan pemeriksaan 8 saksi untuk mengusut kasus baru dugaan korupsi penyaluran bansos beras untuk KPM PKH Tahun 2020 di Kemensos. (Foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan 8 saksi untuk mengusut kasus baru dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2020 di Kementerian Sosial (Kemensos). Kedelapan saksi itu akan diperiksa hari ini, Rabu (15/3/2023).

Delapan saksi tersebut yakni Supervisor Distribusi PT BGR Divre Kupang, Muchtar Djamaluddin; Koordinator Wilayah 1 PKH Provinsi NTT, Polikarpus Meo Teku; dan Koordinator Pendamping KPM PKH Kabupaten Serang tahun 2020 sampai Maret 2021, Hikmatussobri.

Lalu Koordinator Kabupaten Tangerang tahun 2020, Muhidin; tiga orang pendamping PKH, Kristianus Karo; Erti Vertiana Selan; dan Ida Roswita Hasan serta Pendamping PKH Kota Serang, Nurul Falah Citra. Para saksi tersebut bakal diperiksa di Polresta Serang, Banten.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Polresta Serang Kota, Jalan Ahmad Yani Nomor 64, Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten, atas nama tersebut," kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, Rabu (15/3/2023).

Sekadar informasi, KPK kembali menyidik kasus baru terkait dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial berupa beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2020 sampai 2021 di Kemensos. KPK sudah menetapkan sejumlah tersangka sejalan dengan dimulainya penyidikan kasus tersebut.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Desak Dewas Periksa Pimpinan KPK

Nasional
17 jam lalu

Komisi III DPR Wanti-Wanti KPK soal Yaqut Jadi Tahanan Rumah: Jangan Sampai Kabur!

Nasional
20 jam lalu

Bukan Sakit, Ternyata Ini Alasan KPK Ubah Status Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Nasional
21 jam lalu

Mantan Menag Yaqut Tiba-Tiba Jadi Tahanan Rumah, Eks Penyidik KPK: Sangat Janggal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal