JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan siap turun langsung atau 'jemput bola' untuk menindaklanjuti temuan fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Langkah ini akan dilakukan jika ditemukan informasi spesifik mengenai dugaan pungutan liar (pungli).
Ketua KPK Setyo Budiyanto menjelaskan, pihaknya membuka kemungkinan melakukan koordinasi melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) maupun bidang pencegahan. Koordinasi dapat dilakukan dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) serta Ombudsman RI.
"Nah, tentu nanti mungkin tidak menutup kemungkinan ya dari Korsup khususnya, mungkin dari Pencegahan juga akan melakukan koordinasi," ujar Setyo kepada wartawan, Selasa (6/10/2026).
Dia menambahkan, KPK juga dapat mencari informasi secara langsung apabila Imipas maupun Ombudsman belum memperoleh informasi yang dibutuhkan, terutama terkait dugaan pungli.
"Kalau sekiranya dari Imipas maupun dari Ombudsman belum, kami coba untuk jemput bola, informasi-informasi apa saja yang sifatnya spesifik ya, terutama kalau misalkan pungli," tuturnya.