KPK Ungkap OTT Bupati Pekalongan terkait Pengadaan Outsourcing

Nur Khabibi
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan OTT KPK terkait pengadaan outsourcing. (Foto: Achmad Al Fiqri)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa operasi tangkap tangan (OTT) yang menjaring Bupati Pekalongan Fadia Arafiq terkait pengadaan barang dan jasa (PBJ) outsourcing di sejumlah dinas setempat.

"Adapun dugaan tindak pidana korupsi dalam peristiwa tertangkap tangan ini adalah berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa (PBJ), salah satunya terkait dengan PBJ outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (3/3/2026). 

Sebagaimana diketahui, KPK tengah membawa 11 orang ke Jakarta terkait operasi senyap tersebut. Adapun, pihak-pihak yang diangkut itu terdiri dari pegawai dinas di lingkungan Pemkab Pekalongan hingga orang kepercayaan Bupati. 

"Oleh karena itu pihak-pihak yang malam ini dibawa ke Jakarta juga ada dari unsur dinas di Pemkab Pekalongan," ujarnya. 

"Beberapa pihak yang dibawa ke Jakarta di antaranya memang orang-orang kepercayaan dari Bupati yang diduga terkait dengan pengadaan-pengadaan di dinas-dinas Kabupaten Pekalongan," ungkapnya. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: KPK Tetapkan Bupati Langkat Syah Afandin Tersangka Kasus Suap

57 tahun lalu

Menhut Akui Sempat Terima Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Dalami Izin Kawasan Hutan

57 tahun lalu

Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di Gedung KPK usai Kena OTT

57 tahun lalu

Kasus Impor Barang, 3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal