KPU Diminta Serius Verifikasi Faktual Meski dalam Keterbatasan

Richard Andika Sasamu
Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) serius menjalankan putusan Mahkamah Konstitusi soal verifikasi faktual. Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) PDIP Arteria Dahlan mengakui partainya menghormati, tunduk dan mendukung putusan tersebut.

"Kami minta KPU untuk kreatif dan solutif untuk melakukan itu (verifikasi faktual) dengan serius. Supaya tidak diributkan kedepannya kalau tidak ada yang lolos karena temuan-temuan tertentu," ujar Arteria dalam diskusi Polemik MNC Trijaya di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (20/1/2018).

Arteria beralasan agar di kemudian hari tidak terjadi saling tuntut antarpartai politik karena pesaing menganggap partai lain tidak layak mengikuti pemilihan umum (pemilu). "Makanya KPU harus fair dan serius melakukan verifikasi faktual itu," katanya.

Sementara itu, mantan Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengatakan, penyelenggara pemilu (KPU) fokus pada inti putusan MK, yakni verifikasi faktual. Meskipun terjadi keterbatasan anggaran, waktu dan sumber daya manusia (SDM).

"Supaya fokus pada kualitas partai politik (parpol) meskipun kurang dana. Soalnya nanti kita khawatir dengan kualitas parpolnya. Jangan nanti legitimasi ini ditanyakan legalitasnya di ujung. Kualitas parpolnya yang terpenting," ungkap Hadar Gumay.

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Alasan Ridho Rahmadi Menantu Amien Rais Mundur dari Ketum Partai Ummat, Sulit Bagi Waktu

2 hari lalu

Menantu Amien Rais Mundur dari Ketum Partai Ummat, Ustaz Sambo Jadi Pengganti

4 hari lalu

KPU Minta Tambahan Anggaran Rp78,3 Miliar untuk Persiapan Pemilu 2029, Ini Rinciannya

5 hari lalu

BNPB Respons Putusan MK, Pastikan Bantuan Tetap Jalan meski Bukan Bencana Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal