Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sekolah Libur Terdampak Karhutla, BGN Tegaskan Penyaluran MBG Ikut Dihentikan
Advertisement . Scroll to see content

Orang Utan yang Sempat Viral Mati usai Ditemukan Kritis di Parit, Diduga Terpapar Asap Karhutla

Jumat, 04 September 2026 - 10:29:00 WIB
Orang Utan yang Sempat Viral Mati usai Ditemukan Kritis di Parit, Diduga Terpapar Asap Karhutla
Orang Utan bernama Sempurna mati setelah ditemukan kesulitan bernapas diduga terdampak paparan asap karhutla. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Orang Utan jantan dewasa bernama Sempurna mati setelah viral ditemukan dalam kondisi sangat lemah dan mengalami gangguan pernapasan di Dusun Sempurna, Desa Kuala Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Hasil nekropsi menunjukkan adanya perubahan patologis pada sejumlah organ, terutama paru-paru, jantung, dan ginjal. Kondisi pada paru-paru diduga berkaitan dengan paparan asap yang berpotensi mengganggu fungsi paru-paru hingga menyebabkan kekurangan oksigen akut.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat mengonfirmasi Sempurna mati pada Minggu (30/8/2026). Sebelumnya, satwa tersebut ditemukan warga dalam kondisi tidak mampu berdiri dan kesulitan bernapas.

Kepala Balai KSDA Kalimantan Barat Murlan Dameria Pane menyampaikan duka cita atas kematian Sempurna. Dia juga mengapresiasi masyarakat yang melaporkan keberadaan orangutan tersebut sehingga upaya penyelamatan dapat segera dilakukan.

“Kami sangat menyayangkan Sempurna tidak dapat diselamatkan. Sejak menerima laporan dari masyarakat, tim BKSDA Kalimantan Barat bersama YIARI segera melakukan evakuasi dan memberikan penanganan medis sesuai dengan kondisi satwa. Pemeriksaan lebih lanjut juga dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan serta faktor yang diduga berkontribusi terhadap kematiannya,” ujar Murlan dalam keterangannya, Jumat (4/9/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut