Kritik Langkah Kemdikbud Gandeng Netflix, Pakar Ingatkan Risiko Konten bagi Peserta Didik

Felldy Aslya Utama
Pakar Kebijakan dan Legislasi Teknologi Informasi dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Danrivanto Budhijanto. (Foto: Istimewa).

“Perlu diingat juga bahwa penyedia aplikasi layanan film/video virtual asing juga melakukan kegiatan pengumpulan data (data collecting); penelisikan data (data crawling); dan analisis perilaku interaksi data (data behavior analyzing) dari publik Indonesia,” ucapnya.

Dia pun menekankan perlunya norma baru yang sui generis dalam legislasi penyiaran sehingga mampu menjangkau kemajuan teknologi virtual.

Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda menyorot kebijakan Kemdikbud. Dia memandang kementerian yang dipimpin Nadiem Makarim itu hanya berorientasi pasar tanpa mempertimbangkan sisi lain yaitu keberadaan penyelenggara siaran dari dalam negeri.

“Kami menilai usaha menghadirkan hiburan berkualitas bagi siswa selama belajar di rumah merupakan terobosan yang baik. Tapi apa harus mengandeng layanan video streaming yang masih belum jelas kontribusi bagi pendapatan negara. Kita masih punya Pusat Film Nasional (PFN), kita masih punya banyak mahasiswa dari Jurusan Desain Komunikasi Visual. Kenapa tidak diberikan kesempatan bagi mereka,” ucap Saiful

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
20 hari lalu

Momen Hakim Keceplosan Panggil Nadiem Pak Menteri di Sidang Banding: Eh Terdakwa

20 hari lalu

Eks Petinggi GoTo Bantah Nadiem Terima Uang Rp809 Miliar

20 hari lalu

Sidang Banding, Eks Dirut Tegaskan Nadiem Bukan Pemilik Manfaat GoTo

22 hari lalu

Squid Game Amerika Batal! Cameo Cate Blanchett di Ending Season 3 Sia-Sia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal