Kritik Langkah Kemdikbud Gandeng Netflix, Pakar Ingatkan Risiko Konten bagi Peserta Didik

Felldy Aslya Utama
Pakar Kebijakan dan Legislasi Teknologi Informasi dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Danrivanto Budhijanto. (Foto: Istimewa).

“Perlu diingat juga bahwa penyedia aplikasi layanan film/video virtual asing juga melakukan kegiatan pengumpulan data (data collecting); penelisikan data (data crawling); dan analisis perilaku interaksi data (data behavior analyzing) dari publik Indonesia,” ucapnya.

Dia pun menekankan perlunya norma baru yang sui generis dalam legislasi penyiaran sehingga mampu menjangkau kemajuan teknologi virtual.

Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda menyorot kebijakan Kemdikbud. Dia memandang kementerian yang dipimpin Nadiem Makarim itu hanya berorientasi pasar tanpa mempertimbangkan sisi lain yaitu keberadaan penyelenggara siaran dari dalam negeri.

“Kami menilai usaha menghadirkan hiburan berkualitas bagi siswa selama belajar di rumah merupakan terobosan yang baik. Tapi apa harus mengandeng layanan video streaming yang masih belum jelas kontribusi bagi pendapatan negara. Kita masih punya Pusat Film Nasional (PFN), kita masih punya banyak mahasiswa dari Jurusan Desain Komunikasi Visual. Kenapa tidak diberikan kesempatan bagi mereka,” ucap Saiful

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
18 hari lalu

Nadiem Diperiksa 11 Jam jadi Saksi: Mau Difitnah Bagaimanapun, Allah akan Sinari Kebenaran

Nasional
19 hari lalu

Nadiem Ungkap Alasan Angkat Jurist Tan dan Fiona jadi Stafsus 

Nasional
19 hari lalu

Nadiem Bantah Buat Grup WA Mas Menteri Core Team: Namanya Edu Org

Nasional
19 hari lalu

Jadi Saksi Mahkota Sidang Kasus Korupsi Laptop, Nadiem Dicecar terkait Pendirian Gojek

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal