Kronologi Terungkapnya Dugaan Penipuan Peneliti Indonesia di Forum Ilmiah Dunia, Riset Dicurigai Palsu

Muhammad Sukardi
Dugaan pemalsuan riset menyeret sejumlah WNI dalam forum ilmiah di Denmark (foto: X/media sosial)

JAKARTA, iNews.id - Dugaan penipuan dan pemalsuan riset yang menyeret sejumlah warga negara Indonesia (WNI) dalam konferensi International Symposium on Pneumococci and Pneumococcal Diseases (ISPPD) 2026 di Kopenhagen, Denmark, terungkap setelah peserta konferensi menemukan berbagai kejanggalan saat sesi presentasi ilmiah berlangsung.

Kasus tersebut viral di media sosial usai salah satu peserta konferensi, Ida Bagus Mandhara Brasika, mengungkap temuannya melalui akun Threads @mandharabrasika pada Selasa (26/5/2026).

"Beberapa orang Indonesia ketahuan melakukan pemalsuan terorganisir di depan ribuan ilmuwan dunia," tulis Mandhara dalam unggahannya, dikutip Kamis (28/5/2026).

Kronologi Terungkapnya Dugaan Penipuan

Kecurigaan awal muncul ketika peserta konferensi melihat orang yang sama tampil berkali-kali dalam sesi presentasi berbeda, tetapi menggunakan identitas yang berbeda pula. Salah seorang peserta diduga hanya mengganti jilbab dan name tag untuk berpindah identitas saat presentasi.

"Salah seorang pelaku melakukan pemalsuan identitas. Modusnya pelaku berganti-ganti nama saat berpresentasi, bermodal ganti jilbab dan nametag," lanjut unggahan tersebut.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kronologi Lengkap Aisar Khaled Dipolisikan Kasus Dugaan Penipuan dan TPPU, Abaikan Somasi!

1 hari lalu

Aisar Khaled Dipolisikan atas Dugaan Penipuan dan TPPU Rp5,7 Miliar

8 hari lalu

Studi di Jepang Teliti Kualitas Udara saat Tembakau Dipanaskan, Ini Hasilnya

11 hari lalu

Polisi Usut Kantor Loker Palsu di Pasar Minggu Jaksel, Ungkap Korban Rugi Nyaris Rp2 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal