KSAL Ancam Pecat Prajurit yang Terbukti LGBT

Riezky Maulana
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Yudo Margono mengancam akan memecat prajuritnya yang terbukti berorientasi seksual (LGBT). (Foto: Istimewa)

Selain itu, sambung Yudo, masuknya paham radikalisme dan ekstremisme ke kalangan masyarakat cukup mengkhawatirkan. Terkhusus di lingkungan TNI yang merupakan alat negara.

Dia pun mengingatkan kepada generasi penerus TNI AL tentang tantangan dan beban tugas akan semakin berat, kompleks serta dinamis. Menurut dia, adanya tantangan dan ancaman yang ada membuat lulusan AAL harus memiliki karakter yang kuat dan kemampuan memimpin serta kompetensi sebagai tentara profesional.

"Kalian 101 personel harus bersama-sama terus saling bahu membahu dan jangan hanya karena jabatan kalian saling menjatuhkan satu sama yang lain. Sulit mencapai sukses tanpa saling membantu," ucapnya.

"Kalian harus kuat dari sekarang, tantangan zaman kalian jauh lebih berat daripada zaman saya, maka dari itu kalian harus bersama-sama bahu membahu dan saling membantu,” katanya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
6 hari lalu

Wamenag Sebut Kurikulum Pencegahan LGBT Diterapkan Mulai Kelas 4 SD

6 hari lalu

Yusril soal Persekusi Transpuan di Bogor: Jangan Main Hakim Sendiri!

10 hari lalu

Budaya LGBT Jadi Ancaman, Pemerintah bakal Batasi Konten untuk Cegah Penyebaran

11 hari lalu

Kemenag Mulai Susun Materi Pendidikan untuk Cegah Penyebaran LGBT di Sekolah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal