Selain itu, Bulog bersama pengelola gudang menyiapkan berbagai langkah penanganan di sekitar area terdampak, di antaranya melalui penyemprotan (spraying), fogging dan metode lainnya. Langkah ini bertujuan membantu mengendalikan hama yang masuk ke lingkungan warga sekaligus memulihkan kenyamanan masyarakat.
Rafki menegaskan, Bulog menyadari gudang penyimpanan beras merupakan bagian penting dari infrastruktur ketahanan pangan nasional. Meski demikian, operasional pergudangan tetap harus berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Kami memastikan penanganan ini akan terus dikawal. Bulog akan terus melakukan monitoring, perawatan gudang, serta koordinasi dengan pihak terkait agar kondisi lingkungan tetap terkendali dan kenyamanan warga kembali terjaga,” kata Rafki.