Lili Pintauli: Penghentian Kasus Bukan Hal Baru di KPK, Dulu Senyap

Riezky Maulana
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lili Pintauli Siregar. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) enggan mengungkapkan detail 36 penyelidikan kasus korupsi yang dihentikan. KPK menilai penghentian kasus bukan baru kali ini dilakukan.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar mengatakan, pimpinan KPK periode sebelumnya juga menghentikan sejumlah kasus. Hanya saja, tidak ramai seperti saat ini.

"Bukan hal baru bagi KPK. Penghentian penyelidikan sejak zaman pimpinan terdahulu, hanya dulu itu senyap, nah sekarang kita pimpinan baru ikuti aturan UU," ujar Lili di Jakarta, Senin (24/2/2020).

Menurutnya, penghentian kasus diketahui oleh Dewan Pengawas KPK. Bahkan, dia memastikan sikap Dewan Pengawas sama dengan pimpinan tidak akan mengungkapkan detail 36 kasus tersebut.

"Tetap diketahui oleh Dewan Pengawas, tetapi tidak untuk konsumsi publik. Dewan Pengawas selalu koordinasi dengan pimpinan. Dewan Pengawas juga tahu aturannya demikian," ucapnya.

Sebelumnya, anggota Komisi III DPR Nasir Djamil meminta kepada KPK agar transparan kepada publik untuk mengungkapkan detail 36 kasus yang dihentikan. Transparansi tersebut dinilai penting agar tidak menimbulkan kecurigaan publik di balik penghentian kasus itu.

"Jangan-jangan kasus terkait orang penting di negeri ini sehingga dihentikan oleh KPK. Intinya keterbukaan saja kepada publik," kata Nasir.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
10 jam lalu

Kejagung Tetapkan PT Toba Pulp Lestari Tersangka Korupsi Transfer Pricing dan Under Invoicing

13 jam lalu

KPK Panggil Ketua KPU Lombok Barat terkait Kasus Suap Bupati Lalu Ahmad Zaini

13 jam lalu

Jaksa KPK Ungkap Dugaan Pejabat Kemenhub Minta Fee 5 Persen untuk Menangkan Proyek Rp20,7 Miliar

3 hari lalu

Sita Rp1,5 Miliar, KPK Usut Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Pemkab Bogor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal