M Sarjito Soroti Produksi Mineral RI Besar, tapi Kontribusi ke Ekonomi Menurun

Iqbal Dwi Purnama
Calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis OJK, M Sarjito. (Foto: tangkapan layar)

Indonesia juga memiliki posisi penting dalam produksi timah dengan kontribusi sekitar 21 persen terhadap produksi global. Sementara pada komoditas kobalt, kontribusi Indonesia mencapai sekitar 14 persen, meski masih berada jauh di bawah Republik Demokratik Kongo yang mendominasi dengan 73 persen.

Untuk batu bara, Indonesia menyumbang sekitar 12 persen terhadap produksi global, sedangkan China menjadi produsen terbesar dengan kontribusi 52 persen. Di sektor minyak sawit, Indonesia bahkan menjadi produsen terbesar dunia dengan kontribusi sekitar 57 persen, diikuti Malaysia 25 persen dan Thailand 5 persen.

"Bagaimana mungkin kita sebagai produsen atau penghasil nikel, tetapi harganya tidak ditentukan oleh negara kita sendiri, ada yang di london metal exchange, Shanghai, atau Singapura," tuturnya.

Selain persoalan harga, industri mineral dan komoditas strategis juga menghadapi tantangan integritas perdagangan. Risiko under-invoicing, transfer pricing, hingga pelarian devisa dinilai dapat mengurangi nilai ekonomi yang seharusnya dinikmati perekonomian nasional.

Persoalan lainnya adalah data perdagangan yang masih tersebar di berbagai institusi dan belum terintegrasi secara optimal. Kondisi ini berpotensi menyulitkan pengawasan serta pemantauan terhadap aktivitas perdagangan komoditas strategis.

Di sisi lain, ekosistem pasar mineral dan komoditas strategis juga dinilai belum memiliki kedalaman yang optimal. Keterlibatan pelaku pasar masih perlu diperluas, sementara diversifikasi produk, peningkatan kapasitas pelaku pasar, serta penanganan perdagangan dan perantaraan tanpa izin menjadi tantangan yang perlu diperkuat.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
6 jam lalu

Komisi XI DPR Gelar Uji Kelayakan M Sarjito Calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral OJK

6 hari lalu

Prabowo Usul M Sarjito Jadi Calon Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

7 jam lalu

Pramono Akui Sulit Atasi Polusi Jakarta, Sebut Industri yang Pakai Batu Bara Jadi Biang Kerok

7 jam lalu

Pramono Sebut Modifikasi Cuaca di Jakarta Terkendala Kondisi Awan: Tak Semua Bisa Turunkan Hujan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal