Dedikasi Tom Ibnur di dunia seni tidak hanya terbatas pada seni tari. Dia juga pernah berkontribusi dalam industri perfilman Indonesia, salah satunya melalui film Tabula Rasa.
Dalam film tersebut, Tom berperan sebagai dialect coach dan cultural advisor. Keahliannya membantu menjaga keautentikan dialek dan unsur budaya yang dihadirkan dalam film tersebut.
“Dalam dunia film beliau juga ikut andil dalam film #TabulaRasa sebagai dialect coach dan cultural advisor,” tulis Vino.
Di akhir unggahannya, Vino menyampaikan penghormatan terakhir kepada sang paman. Dia mengenang Tom Ibnur dan Bastian Tito sebagai dua bersaudara yang memiliki kontribusi besar bagi dunia seni Indonesia.
“2 Kakak beradik, 2 orang hebat dalam dunia seni Indonesia. Rest In Love Oom Tom Alfatihah,” ujarnya.